BERIKAN DAKU SETITIK TERANG


Perlahan hidup berasa rapuh
Hambar tanpa cinta
Lunglai berkeresahan
Letih memikul rundungan lara

Kerap nuansa batinku
Di ambang kelam sunyi
Teremuk di dalam kesendirian
Bertahan tanpa penyangga

Nyaliku sungguh melapuk
Terjamah dalam sepi
Terpedaya di gulana hasrat

Hambarpun tak bersurut
Menjulang dalam kesunyian
Menggeletik tak terbasuh asmara

Langkah derap tertatih
Beiring nafas gundah
Tercekik jemari lara 
Dikehambaran nuansa hening

Wahai dikau cahaya cinta
Berikan daku setitik terang
Tuk berhela nafas indah
Berlalu dari kehambaran ini

Kutak ingin terhenti
Menghilang keagungan cinta
Walau tergibang kelam sunyi
Tuk merengkuh kemulian sejati
Kepada kasih nan abadi

Kupercaya derita takkan selamanya
Niscaya tergantikan di masa nanti.

MUSTAJAB CINTA


TuhanTerima kasih atas anugrah
MuDia telah engkau ciptakan
Dilukisan takdir hidup ku

Cinta dia
Sungguh menjadi cahaya bagiku
Menjadi pelipur di sengkala lara
Menebas segala keresahan jiwaku

Tambatlah erat jalinan cinta kami
Jernih dan sucikan di dunia
Sebagai hias kemulian sejati
Tuk bersandang sutera asmarandana

Tuhan
Kemetahan teguh rasa ku
Padanya tiada akan berkeusaian
Karena ketulusannya telah menebarkan sumringah jiwaku.

AMPUNI HAMBA


Hidupku bak mutiara dalam lumpur
Penuh noda dan nista
Beringkar janji pada Rahmat

Tak berpeduli dengan kebudian
Tak memahami hendak kesucian

Selaksa hamba tak bertuan
Lupa pada Maha hakikat

Ya AllahKini kubersungkur dihadapanmu
Menangis sesali kebodohan ini
Dan tersadar pada ulah hitamku

Ampunilah hamba nan tersesat
Berlukis di alam kehitaman dunia

Ridhailah alur jiwa hamba
Isinkan bertaubat kejalanmu
Dan akan menutupi jejak hitam ini
Dengan nikmat putih lembayung sutra-Mu.

DILEMA 3 DIMENSI

Bimbang serasa mematuk sanubari
Entah harus memilih siapa
Antara dirimu dan dia
Begitu berarti pada jiwaku
Sebagai pelengkap hidupku 

Kau dan dia
Tak bisa daku pungkiri
Sungguh terkasih dihati ini
Indah mengalun di nuansa ceriaku

Kini rasaku bergelincir-lincir
Terjerambat beliung kebimbangan
Entah pada hati siapa
Ku pilih antara dirimu
Untuk kusandarkan kasih sepenuhnya

Dan bila waktu nanti
Melukis jawaban dari semua ini
Maka usaikanlah persangketaan cintamu
Lapangkan hati tuk mengikhlasanku

Maafkan diriku nan mendua
Di luar keinginan rasaku ini
Sungguh tak bisa kusiakan
Dirimu dan dirinya
Nan akan berlukis arti di hidupku.