CINTAKU HANYA SATU BINTANG

Di dalam perpisahan ini
Masih gigil ku pertahankan cinta
Walau sepi terkadang mendera
Dan sunyi menghambarkan rasa

Ku tak akan peduli
Meskipun langit menghujat
Dan bumi menertawakan
Rasa nan enggan berpaling

Cintaku hanya satu bintang
Walau kini ia telah meredup
Jua rasaku tak akan luntur
Seiring dan sejalan waktu kan bergulir

Selama nafas jiwaku berhembus
Selama itu pula ku menanti
Kehadiran binar cinta itu kembali

Berharap di suatu hari nanti
Takdir dapat menyatukan kembali
Rasa cintaku dengan cintanya
Karena tanpa kebersamaanya
Hampalah jiwa hidupku terasa
Kerap bersenggama dalam derita.

RINDUKAN AKU

Bila engkau sendiri disana
Termangu dalam sepi
Ingatlah daku nan disini

Dan bila engkau menangis
Usaplah air matamu
Dengan ketulusan rasa cinta
Yang pernah kuberikan untukmu

Malam ini kucurahkan rasa cinta
Pada bintang di langit
Tentang dirimu

Yang pernah menjadi hal terindah
Di dalam kehidupan jiwa ini

Kasih,rindukan aku
Bila engkau sendiri
Ingatlah kisah indah kita berdua
Di masa yang pernah kita lalui
Seiring dan sejalan waktu.

HITAM PUTIH

Seiring dan sejalan waktu
Ku terpacu diantara dua roda
Menafaki alur hakikat takdir
Nan terselisih dalam pertentangan rasa

Terkadang langkah kaki tergondai
Dalam titian kerap meragu
Dilema ratapi ulah hitam putih
Nan tiada pernah henti
Berbuat seminar di ruang kalbu

Di setiap jalan nan akan terlewati
Pikiran selalu rambang melayang
Tergoda diantara dua bisikan
Tuk jadi sebuah pengabdian jiwa

Oh Tuhan
Sungguh aku bimbang
Meratapi hal nan berbeda ini
Seakan membuatku gamang
Dalam kehidupan jiwa ini

Hamba mohon petunjuk-MU
Dan kekuatan dalam kelemahan ini
Tuk menepiskan hitam dihati
Hingga putih dapat menjadi
Kesucian di jiwa hidupku.

LIHATLAH

Lihatlah aku disini
Berlari mengejar mentari
Bahagia senandungkan cinta
Untaikan cerita nan indah

Ikutilah langkah kaki ini
Tuk menapaki ketulusan kasih
Melukiskan sebuah rasa cinta
Nan amat indah berseri-seri

Tunjukkan pada dunia
Kesetiaan cinta nan abadi
Mesti sejuta aral menghadang
Jua takkan luluh lantak
Walau sang badai akan menerjang

Lilatlah pancaran kesucian ini
Yang cemerlang menghiasi keputihan

Bergegaslah
Lanting segenap balutan lara
Tepiskan kepedihan nan meraja
Bangkit tuk merengkuh keputihan cinta itu.